Postingan

Menampilkan postingan dari 2010

4 Pesepak Bola yang Digemari Para Wanita pada Piala AFF 2010

Gambar
Berikut ini adalah 4 pesepak bola yang digemari dan digandrungi oleh para wanita saat Piala Suzuki AFF 2010. Selain kepiawaiannya bermain sepak bola, para wanita tersebut mengagumi ketampanannya.

1. Irfan Bachdim

Irfan Bachdim yang lahir di Amsterdam pada tanggal 11 Agustus 1988, yang merupakan pemain sepak bola Indonesia keturunan Belanda.
Irfan Bachdim adalah pemain hasil naturalisasi yang dilakukan oleh PSSI bersama dengan Christian Gonzalez agar dapat memperkuat timnas Indonesia. Irfan Bachdim dan pemain muda berbakat Indonesia lainnya pernah bermain di laga amal untuk tokoh sepakbola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang. Irfan sempat hampir membela tim sepak bola U-23 Indonesia di Asian Games 2006 - Qatar. Sayang, dia harus absen dari turnamen tersebut karena mengalami cedera. Pada Bulan Juli 2009 dia ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.

Dalam bermain, seorang Irfan Bachdim terkesan unik karena bisa menempati berbagai posisi. Ia dapat menempati posisi striker, gelanda…

Pacaran Dini Membuat Orang Mudah Sakit-Sakitan

Gambar
Dalam Journal of Pain, Dr. Isabelle Tremblay, peneliti dari Universite de Montreal, dan Dr. Michael Sullivan, profesor psikologi dari University Hospital Center dan McGill University menyebutkan bahwa anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang, serta banyak depresi dibanding rekan seusianya yang belum pernah pacaran. Mereka melakukan studi untuk mengetahui pengaruh pacaran sejak dini terhadap 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada. Hasilnya, remaja yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman, dan mudah depresi.

Sebagaimana dikutip dari Majalah Hidayah edisi 112, Desember 2010.
Sumber Gambar: Ist.

Karindangan Lawan Banua

Gambar
(Artikel ini ditulis dalam bahasa Banjar. Hanya Papadaan wan Bubuhan saja yang bisa membacanya)

Sabujurnya, kadada maksud apa pun dalam panulisan artikal nang ini. Awalnya, mangatik sambarang haja judul, cagar sabarataan bulan di Blog ulun ngini paling kada baisi 1 artikal.

"Karindangan Lawan Banua", kalimat nang satu ngini salalu tangiang dalam hati 'lun. Ngarannya jua urang marantau / bamadam, talalu jua kalu kada karindangan lawan banuanya sorang. Nah, am. Marga ulun urang Banjar bamadam, wajar haja kalu karindangan lawan banua.

Ungkara Karindangan Lawan Banua, ngini hudah lawas dipandam tumatan Abah ulun jiun uncitan April 2008 nang halam. Tumatan wayah nintu, ulun jadi baisi rasa kabanggaan sabagai Urang Banjar. Dimapa? Kada tahu am. Marga, pas ka Banua (kabujuran ka Bjm, Bjb, wan Mtp) wayah itu, itulah ku bulik ka Banua paling lawas badiam (sakitar 1 mingguan) sabalum babulik ka tanah rantau, Samarinda. Biasanya, ulun paling lawas bagana sawayah bulik ka Banua, 2-…

Ibu Pertiwi sedang bersusah hati di bulan Oktober 2010 ini

Sampai akhir bulan Oktober 2010, tercatat 3 bencana besar melanda beberapa wilayah di Indonesia. Sungguh membuat kita menjadi sedih dan prihatin.

4 Oktober 2010, banjir besar melanda distrik Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Lebih dari 150 jiwa tewas dan ratusan jiwa lainnya masih hilang hingga saat ini.

25 Oktober 2010, di waktu yang hampir bersamaan, gempa bumi yang berpusat di bagian barat daya Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dan disusul oleh tsunami menewaskan lebih dari 500 orang dan diperkirakan akan semakin bertambah. Kemudian, sorenya, Gunung Merapi di perbatasan provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah meletus dengan dahsyatnya dan mengeluarkan awan panas yang sering disebut Wedhus Gembel yang meluncur ke kaki gunung dan menghantam apa saja yang dilewatinya. Puluhan orang tewas, sebagian besar akibat luka bakar, termasuk juru kunci Mbah Maridjan.

Indonesia, mari kita berdoa untuk keselamatan negeri kita ke depannya agar Ibu Pertiwi tak bersusah hati lagi.…

Wikipedia bahasa Banjar dirilis

Terhitung mulai tanggal 17 Oktober 2010, Wikipedia bahasa Banjar telah dirilis oleh Wikimedia Foundation bersamaan dengan 2 wikipedia bahasa lainnya, yakni bahasa Komi-Kermyak dan Hill Mari.

Dengan itu, maka Bahasa Banjar menjadi bahasa asal Kalimantan pertama yang menjadi sebuah ensiklopedia bebas daring (online) oleh Wikimedia Foundation. Urang Banjar patut berbangga karena telah mempunyai ensiklopedia bahasanya sendiri dan diketahui juga oleh pengguna Wikipedia di seluruh dunia. Dengan begitu, bahasa Banjar menjadi semakin dikenal luas.

Wikipedia bahasa Banjar

Ensiklopedia. Ketika terngiang kata itu, kita langsung berpikir mengenai ilmu pengetahuan. Pada mulanya, pengertian ensiklopedia yang umum adalah sebuah buku yang memuat berbagai ilmu pengetahuan apapun itu. Namun, di era yang serba canggih ini, ensiklopedia bisa diartikan secara luas-dalam hal ini, internet-. Ensiklopedia online (baca:daring, dalam jaringan) terbesar dan terpopuler di dunia adalah Wikipedia (lihat asal mula dan sejarah berkembangnya Wikipedia di situs resminya) yang berdiri pada tahun 2001. Tentu saja, Wikipedia itu berbahasa Inggris karena asalnya dari Amerika Serikat. Namun, seiring oleh waktu, Wikipedia juga meluncurkan bahasa-bahasa lain di belahan dunia lain sampai pada tahun 2006, terbentuklah Incubator Wikimedia, yang juga termasuk dalam proyek Wikimedia Foundation (yayasan yang menaungi Wikipedia dan proyek-proyek lainnya) yang bertujuan agar para pengguna internet bisa membuat Wikipedia (dalam perkembangan selanjutnya juga bisa dibuat Wiki-wiki lainnya) dala…

Bulan Ramadan

Ramadhan (jamaknya adalah Ramadaanaat atau armidaa’) berasal dari akar kata ramadha, yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Bangsa Babilonia yang budayanya pernah sangat dominant di utara Jazirah Arab menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus).

Bulan ke sembilan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Sejak pagi hingga petang batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang sengatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya. Di malam hari, panas di bebatuan dan pasir reda, tapi sebelum dingin betul sudah berjumpa dengan pagi hari. Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga setelah beberapa pekan terjadi akumulasi panas yang menghanguskan. Hari-hari itu disebut bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.

Setelah umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadhan tak …

Musik Panting

Gambar
Panting adalah musik tradisional dari suku Banjar di Kalimantan Selatan. Disebut musik Panting karena didominasi oleh alat musik yang dinamakan Panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut musik Panting.

Sejarah

Pada awalnya musik Panting berasal dari daerah Tapin, Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gambus Arab tetapi ukurannya lebih kecil. Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo. Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik Panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lainnya, maka musik panting sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun, gong,dan biola dan pemainnya juga terdiri dari beberapa orang. Nama musik panting berasal dari nama alat musik itu sendiri, karena pada musik Panting yang terkenal alat musiknya dan yang sangat berperan adalah Panting, sehingga musik tersebut dinamai musik panting. Orang yang pertama kali membe…

Musik Kintung

Gambar
Musik Kintung merupakan salah satu kesenian musik tradisional dari Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Musik ini berasal dari daerah Kabupaten Banjar, yaitu di desa Sungai Alat, Astambul dan Bincau, Martapura. Masa dahulu alat musik ini dipertandingkan. Dalam pertandingan ini bukan saja pada bunyinya, tetapi juga hal-hal yang bersifat magis, seperti kalau dalam pertandingan itu alat musik ini bisa pecah atau tidak dapat berbunyi dari kepunyaan lawan bertanding.

Alat musik

Bahan untuk membuat alat musik kintung ini adalah bambu. Bentuknya seperti angklung dari Jawa Barat. Untuk mengatur bunyi tergantung pada rautan bagian atasnya hingga melebihi dari seperdua lingkaran bambu. Rautan itu makin ke atas semakin mengecil sebagai pegangannya. Sedang bagian bawahnya tetap seperti biasa. Panjangnya biasanya dua ruas, dan buku yang ada di bagian tengahnya (dalam) dibuang agar menghasilkan bunyi. Pengaturan bunyi biasanya tergantung pada rautan bagian atasnya. Semakin dibuang atasnya itu akan menimb…

Mamanda

Gambar
Mamanda adalah seni teater atau pementasan tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan. Dibanding dengan seni pementasan yang lain, Mamanda lebih mirip dengan Lenong dari segi hubungan yang terjalin antara pemain dengan penonton. Interaksi ini membuat penonton menjadi aktif menyampaikan komentar-komentar lucu yang disinyalir dapat membuat suasana jadi lebih hidup.

Bedanya, Kesenian lenong kini lebih mengikuti zaman ketimbang Mamanda yang monoton pada alur cerita kerajaan. Sebab pada kesenian Mamanda tokoh-tokoh yang dimainkan adalah tokoh baku seperti Raja, Perdana Menteri, Mangkubumi, Wazir, Panglima Perang, Harapan Pertama, Harapan kedua, Khadam (Badut/ajudan), Permaisuri dan Sandut (Putri).

Tokoh-tokoh ini wajib ada dalam setiap Pementasan. Agar tidak ketinggalan, tokoh-tokoh Mamanda sering pula ditambah dengan tokoh-tokoh lain seperti Raja dari Negeri Seberang, Perompak, Jin, Kompeni dan tokoh-tokoh tambahan lain guna memperkaya cerita.

Disinyalir istilah Mamanda digunakan kare…

Lamut

Gambar
Lamut adalah sebuah tradisi berkisah yang berisi cerita tentang pesan dan nilai-nilai keagamaan, sosial dan budaya Banjar. Lamut merupakan seni cerita bertutur, seperti wayang atau cianjuran. Bedanya, wayang atau cianjuran dimainkan dengan seperangkat gamelan dan kecapi, sedangkan lamut dibawakan dengan terbang, alat tabuh untuk seni hadrah.

Mereka yang baru melihat seni lamut selalu mengira kesenian ini mendapat pengaruh dari Timur Tengah. Pada masa Kerajaan Banjar dipimpin Sultan Suriansyah, lamut hidup bersama seni tutur Banjar yang lain, seperti Dundam, Madihin, Bakesah, dan Bapantun.

Pelaksanaan Lamut akan dilakukan pada malam hari mulai pukul 22.00 sampai pukul 04.00 atau menjelang subuh tiba. Pembawa cerita dalam Lamut ini diberi julukan Palamutan. Pada acara, Palamutan dengan membawa terbang besar yang diletakkan dipangkuannya duduk bersandar di tawing halat (dinding tengah), dikelilingi oleh pendengarnya yang terdiri dari tua-muda laki-perempuan. Khusus untuk perempuan disediak…

Dundam

Dundam adalah sebuah kesenian yang berasal dari Tanah Banjar, Kalimantan Selatan. Kesenian Dundam atau dalam kata kerjanya Badundam, diyakini merupakan turunan dari kesenian Lamut. Dundam sudah ada sejak ± 1500 Masehi dalam bentuk sastra lisan, setelah Islam masuk di Kalimantan Selatan, kesenian ini diiringi dengan alat musik tarbang. Dundam diperkirakan berasal dari kata “Memundang” atau “Mengundang” (tokoh-tokoh alam gaib).

Diperkirakan perkembangan kesenian ini berada pada daerah pedesaan di sepanjang sungai. Satu-satunya tempat yang masih ada kesenian ini adalah di Desa Lok Baintan (Sungai Tabuk) dan Pundun Daun (Karang Intan), Kabupaten Banjar.

Tata cara penyajian diperkirakan sebagai berikut:

1. Pendundam duduk dengan perapian kemenyan yang harus tetap membara dan berasap.
2. Sebelum cerita dimulai pendundam mengundan tokoh-tokoh alam gaib dengan disertai suguhan 40 macam kue khas Banjar.
3. Semua proses dilakukan dalam keremangan gelap malam (tanpa penerangan lampu)

Setelah …

Rebutan Etnis Jawa

Ketika ku membaca majalah "BONGKAR!" edisi 164 (14-20 Juni 2010), ada artikel yang sangat menarik sekali dan bahkan ku baca berulang-ulang. Artikel itu merupakan artikel utama. Judulnya, "Rebutan Etnis Jawa". Berikut kutipan artikelnya.

Di suatu sudut jalan, ada gambar Syaharie Jaang mengenakan pakaian adat Jawa. Lengkap dengan blankon (tutup kepala batik khas Jawa) dan pakaian lurik. Di bawah foto besar di baliho itu juga ada tulisan yang intinya mengajak komunitas Jawa untuk mendukung dirinya yang maju bersama Nusyirwan Ismail sebagai calon walikota dan calon wakil walikota Samarinda, periode 2010-2015.

Syaharie Jaang sebenarnya berasal dari suku Dayak. Tapi, lumrah saja ia mengenakan pakaian adat Jawa. Maklum, istrinya, Puji Astuti memang asli dari Jogjakarta. Dari pergaulan sang istri di komunitas etnisnya, mau tidak mau membuat Syaharie Jaang terbiasa dengan lingkungan itu juga.

Pasangannya, Nusyirwan Ismail, juga memperistri orang Jawa Timur. Itu sebab, pasangan…

Robohnya Surau Kami

Gambar
Ini adalah salah satu cerpen favoritku karya AA Navis (awalnya aku mengenal cerpen ini pada potongan soal cerita pada pelajaran Bahasa Indonesia. Namun, setelah punya blog dan ketemu cerpen ini, akhirnya kuposting saja di blog-ku ini).

Kalau beberapa tahun yang lalu Tuan datang ke kota kelahiranku dengan menumpang bis,
Tuan akan berhenti di dekat pasar. Maka kira-kira sekilometer dari pasar akan sampailah Tuan di jalan kampungku. Pada simpang kecil ke kanan, simpang yang kelima, membeloklah ke jalan sempit itu. Dan di ujung jalan nanti akan Tuan temui sebuah surau tua. Di depannya ada kolam ikan, yang airnya mengalir melalui empat buah pancuran mandi.
Dan di pelataran kiri surau itu akan Tuan temui seorang tua yang biasanya duduk di sana dengan segala tingkah ketuaannya dan ketaatannya beribadat. Sudah bertahun-tahun ia sebagai garin, penjaga surau itu. Orang-orang memanggilnya Kakek.
Sebagai penajag surau, Kakek tidak mendapat apa-apa. Ia hidup dari sedekah yang
dipungutnya sekali se-Juma…

Salah Tafsir Dua Santri

Humaidi dan Saeful, dua santri senior di Pesantren As-Salam, beserta Ustadz Makmun, suatu ketika jalan-jalan ke Arab dan Mesir. Dengan bekal bahasa Arab mumpuni yang mereka pelajari selama bertahun-tahun mendalami kitab-kitab kuning, Humaidi dan Saeful dengan percaya diri menuju Arab. Mereka sudah tak sabar untuk mempraktekkan langsung bahasa Arabnya kepada orang Arab asli di sana.
Dengan menggunakan pesawat terbang, mereka pun sampai juga di Arab. Humaidi dan sahabatnya takjub melihat banyaknya orang berpakaian ala syekh di sana. Orang-orang berlalu lalang semuanya berbahasa Arab dan Inggris membuat dua santri saleh ini semakin bersemangat.
“Wah, wah. Sepertinya semua orang di sini ulama semua ya, Ful,”ujar Humaidi tercengang.
“Iya, iya. Orangnya tinggi-tinggi semua, brewokan dan putih-putih, mirip habib-habib di Jawa,”ujar Iful tak kalah takjub.
Namun, baru saja sejam di bandara menunggu jemputan, dua santri ini sudah dibuat bingung.
“Hum, kau lihat itu!”ujar Saiful sambil menunjuk sebua…

Kartini Menggugat

Waduh….belum apa-apa judulnya udah syerem banget neh. Ibu Kartini kan udah lama meninggal, kok bisa dia menggugat? Pasti seru neh! Nah, mumpung bulan April rasanya kurang afdhol kalo kita gak ikut membicarakan beliau yang setiap tahun selalu ada peringatan hari kelahiran putri keraton Jawa ini.

Kartini sudah terlanjur jadi jargon emansipasi perempuan Indonesia. Di setiap waktu dan bidang, semua mengelu-elukan beliau sebagai peletak tonggak persamaan hak perempuan dengan laki-laki. Semua profesi yang berkaitan dengan perempuan sebagai pelaku aktif di dalamnya, tidak pernah ketinggalan selalu menyelipkan nama Kartini dengan penuh kekaguman dan terima kasih yang mendalam. Benarkah Kartini sehebat itu?

Jangan-jangan pemujaan ini menyimpan makna tertentu di baliknya. Apa iya sih Cuma Kartini saja yang memperjuangkan hak perempuan terutama dalam hal memperoleh pendidikan? Ikuti terus yuk biar jelas…

Perempuan hebat lainnya

Pernah nggak kamu mendengar nama Dewi Sartika dan Cut Nyak Dien? Hmm……

Masjid Keramat Banua Halat Tapin

Masjid Al-Mukarromah atau yang lebih dikenal dengan nama Masjid Keramat Banua Halat adalah masjid tua yang berada di desa Banua Halat Kiri, Tapin Utara, Tapin, Kalsel. Masjid ini berjarak sekitar 120 km dari ibukota provinsi Kalimantan Selatan.

Sejarah

Tidak diketahui pasti kapan masjid ini dibangun. Menurut sejarah, masjid yang dikeramatkan tersebut dibangun H. Syafrullah atau yang dikenal orang terdahulu sebagai Datu Ujung (dalam versi lain ada yang juga menyebutkan kalau masjid ini didirikan oleh Haji Mungani Salingnata pada tahun 1840). Datu Ujung ini memiliki kehebatan yang masih dikenal sampai sekarang, yaitu tiang miring. Tiang ini menjadi salah satu tiang utama di masjid tersebut.

Sebagai tokoh masyarakat yang dikenal, Datu Ujung bersama masyarakat membangun masjid keramat untuk tempat ibadah masyarakat sekitar. Saat pembangunan masjid tersebut tiang-tiang masjid dicari Datu Ujung ke Desa Batung, Kecamatan Piani. Menurut sejarah pula, tiang-tiang itu hanya ditendang Datu Ujung de…

Lia, Kakak Angkat Obama yang Tidak Diakui

Gambar
Anda mengenal Lia Soetoro? Lia Soetoro namanya sempat mencuat setelah Barack Obama memenangi pemilihan umum Amerika Serikat. Rumahnya pun langsung ramai wartawan.

Bagaimana tidak, Lia yang tinggal Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, ini tiba-tiba mengaku mendapat undangan khusus menghadiri pelantikan Obama di Washington DC pada 20 Januari 2009.

Undangan ini, bagi Lia adalah wajar. Sebab, semasa kecilnya dia pernah diangkat oleh ayah tiri Obama sebagai anak.
Lia, yang dalam akta lahirnya bernama Liah, mengaku pernah menjadi pengasuh Obama kecil sewaktu berada di Jakarta.
Setelah mengepak pakaian dan berangkat ke Jakarta, ternyata pihak keduataan besar Amerika Serikat menyatakan tidak pernah mengundang Lia. Lia pun akhirnya batal ke Amerika dan pulang ke Sukabumi.

Sementara itu, adik Presiden Obama, Maya Soetoro Ng, justru membantah bila perempuan bernama Lia -yang dikenal dengan sebutan Mbak Non- adalah saudara angkat Barack Obama saat masih tinggal di Indonesia.

"Selama hidup saya, saya …