Jembatan Mahakam

Jembatan Mahakam (atau biasa disebut Jembatan Mahkota I) adalah jembatan yang menghubungkan Samarinda Seberang dengan Samarinda kota. Jembatan Mahakam dibangun pada tahun 1987 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto dan merupakan jembatan pertama yang dibangun di atas Sungai Mahakam. Jembatan Mahakam memiliki panjang sekitar 400 meter dengan tinggi 5 meter di atas permukaan aspal.
Jembatan Mahakam memiliki ciri-ciri rangka baja berbentuk segitiga berwarna kuning dan tulisan "JEMBATAN MAHAKAM" berbentuk setengah lingkaran.

Perkembangan Jembatan Mahakam
Pada tahun-tahun setelah peresmian Jembatan Mahakam, Jembatan Mahakam adalah satu-satunya jembatan yang menghubungkan daerah Mahakam bagian utara dan Mahakam bagian selatan. Kurang lebih 20 tahun jembatan Mahakam menjadi penghubung antara Samarinda Seberang dengan Samarinda Kota, Pemerintah Kota Samarinda mulai membangun dua jembatan untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Jembatan Mahakam. Dua jembatan itu adalah jembatan Mahakam Hulu atau Mahulu (dibangun di Kelurahan Sengkotek) dan jembatan Mahkota II (dibangun di Palaran).

Setelah 20 tahun usia Jembatan Mahakam (tahun 2007), ketahanan Jembatan Mahakam mulai berkurang seiring berkembang pesatnya Kota Samarinda sehingga banyak kendaraan baik dari dalam maupun luar Kota Samarinda yang melewati Jembatan dan bahkan mulai kelebihan beban karena banyaknya kendaraan yang melewati Jembatan sehingga batas beban kendaraan-kendaraan yang melewati Jembatan Mahakam yang sebelumnya 1.000 ton, sekarang hanya 700 ton dan berimbas pada larangan alat berat untuk melewati Jembatan Mahakam pada pukul 06.00 hingga pukul 21.00 wita.

Meskipun telah ada Jembatan Mahakam Ulu (diresmikan Juli 2009) yang disebut-sebut sebagai jembatan allternatif, namun kemacetan dan penumpukan kendaraan masih saja terjadi di Jembatan Mahakam karena (menurut warga) lebih dekat dan menghemat waktu menuju Samarinda Kota (jika dari Samarinda Seberang) maupun menuju Samarinda Seberang (jika dari Samarinda Kota).

Pencurian beberapa benda penting (seperti besi pagar, mur, baut) oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab semakin menambah risiko rapuhnya pondasi jembatan, bahkan Jembatan Mahakam terancam runtuh.

Ditabrak Ponton
Puncak dari semua ini adalah ketika Jembatan Mahakam ditabrak sebuah ponton batubara pada hari sabtu siang tanggal 24 Januari 2010 dan membuat pengendara di atas jembatan panik karena jembatan serasa bergetar dan terdengar suara benturan. Bagian jembatan yang ditabrak adalah fender (semacam pagar pengaman tiang jembatan dari kapal-kapal yang lewat) nomor tiga dan merupakan fender paling penting. Hingga saat ini fender tersebut masih belum diperbaiki dan semoga saja Jembatan Mahakam masih tetap berdiri tegak hingga masa mendatang.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian