Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2010

Lia, Kakak Angkat Obama yang Tidak Diakui

Gambar
Anda mengenal Lia Soetoro? Lia Soetoro namanya sempat mencuat setelah Barack Obama memenangi pemilihan umum Amerika Serikat. Rumahnya pun langsung ramai wartawan.

Bagaimana tidak, Lia yang tinggal Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, ini tiba-tiba mengaku mendapat undangan khusus menghadiri pelantikan Obama di Washington DC pada 20 Januari 2009.

Undangan ini, bagi Lia adalah wajar. Sebab, semasa kecilnya dia pernah diangkat oleh ayah tiri Obama sebagai anak.
Lia, yang dalam akta lahirnya bernama Liah, mengaku pernah menjadi pengasuh Obama kecil sewaktu berada di Jakarta.
Setelah mengepak pakaian dan berangkat ke Jakarta, ternyata pihak keduataan besar Amerika Serikat menyatakan tidak pernah mengundang Lia. Lia pun akhirnya batal ke Amerika dan pulang ke Sukabumi.

Sementara itu, adik Presiden Obama, Maya Soetoro Ng, justru membantah bila perempuan bernama Lia -yang dikenal dengan sebutan Mbak Non- adalah saudara angkat Barack Obama saat masih tinggal di Indonesia.

"Selama hidup saya, saya …

Dua Belas Rabiul Awal

Seri Islam

Ketika berada di Suriah, Presiden Soekarno diajak oleh Presiden Suriah saat itu, Syukri al-Quwatli ke makam Salahuddin al-Ayyubi atau lebih dikenal “Sultan Saladin”. Setelah sampai, Soekarno ditanya oleh al-Kuwatly, “Apakah Bapak tahu siapa yang dikubur di sini?”
“Tentu, Saya tahu. Ini dalah makam Salahuddin, Pejuang Besar,” jawab Soekarno.
“Tetapi, ada satu jas Salahuddin yang barangkali Bapak belum mengetahuinya,” tanya al-Kuwatly lagi.
“Apa itu?” jawab Soekarno penuh penasaran.
“Salahuddin telah mengobarkan api semangat Islam dengan cara memerintahkan kepada umat Islam supaya setiap tahun diadakan perayaan Maulid Nabi,” terang al-Kuwatly.
Ternyata, strategi Sultan Saladin tersebut berhasil membangkitkan umat Islam yang sedang loyo setelah Kota Yerusalem dan Masjid al-Aqsa direbut oleh Pasukan Salib. Beliau berhasil menghimpun kekuatan, sehingga pada tahun 1187 (583 Hijriyah) Kota Yerusalem dan Masjid al-Aqsa bisa direbut kembali.

Tradisi Maulid Nabi, sebenarnya, bukan murni gag…

Ajang Perjodohan yang Mencederai Martabat

(Seri Islam)

Banyak orang yang tergidik ngeri melihat sebuah reality show cari jodoh di sebuah stasiun televisi swasta. Tiga puluh wanita berderet dengan pandangan seperti menguliti seorang pria yang terus terang mencari jodoh. Pada hari berikutnya, giliran puluhan pria melototi seorang wanita di panggung. Mereka adalah aktor penting yang dieksploitasi guna menjaring pemirsa dan pengiklan. Tentunya yang paling utama demi menjerat keuntungan uang.

Makna Terbalik
Acara yang lisensinya dipengang oleh Fremantle Media ini terlebih dahulu sukses tayang di Spanyol, Belanda, dan Denmark. Di televisi swasta Indonesia, reality show itu bukan saja sukses meraih rating tinggi di Indonesia, tetapi juga berhasil menjungkir-balikkan makna pencarian jodoh.

Penonton akan terjerumus pada kesimpulan prematur, untuk menggaet wanita tak perlu kepribadian dalam makna keluhuran jiwa, tetapi dalam arti mobil pribadi, rumah pribadi, perusahaan pribadi, atau rekening pribadi.

Persepsi pemirsa juga diracuni, ba…