Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

Antara Cimol, 2 Pembeli, dan Satpol PP

Selasa, 24 Januari 2011.
Siang hari.

Ketika itu, Wahyu dan Dedy (nama sebenarnya, pen.) berjalan menuju tempat pedagang-pedagang makanan kecil yang menjajakan dagangannya. Tujuan utamanya adalah membeli CIMOL, makanan ringan asal Jawa bagian barat yang ketika itu menjadi buah bibir untuk "bubuhan"nya (teman-temannya, pen.) Wahyu karena seorang temannya, Dana dan Arifin, membeli Cimol untuk pertama kalinya di depan teman-temannya dan menjadi ledekan segar kala itu.

Dedi dan Wahyu sampai ke tempat penjual Cimol itu yang berada di depan jalan keluar SMAN 3 Samarinda di bawah jembatan penyeberangan Jl.Insinyur Haji Juanda, Air Putih. "Le', beli Cimolnya, sepuluh ribu," ujar Wahyu. Entah, suara dari mana, ada yang berteriak,"ADA SATPOL PP!!!" Seketika, seluruh pedagang yang mangkal di situ segera mengambil langkah seribu. Lari. Wahyu dan Dedy hanya termenung tak lesu. Pedagang Cimol yang mereka datangi lari ke arah jalan masuk SMAN 3.

18 Kebohongan Pemerintahan SBY

Para aktivis, di antaranya Yudi Latief, Maemunah, Halid Muhammad, Ray Rangkuti, dan Tama S Langkun, Senin (10/1), menyampaikan 9 kebohongan lama dan 9 kebohongan baru, artinya ada 18 kebohongan yang dilakukan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Berikut petikannya :