Samarinda Kebakaran: Mal Lembuswana

Ratusan pengunjung dan karyawan Mal Lembuswana panik. Rabu (2/3) sekitar pukul 13.55 Wita kemarin, mereka berlarian menuju areal parkir mal terbesar di Samarinda tersebut.
Penyebabnya, asap hitam yang terlihat membumbung tinggi di salah satu bangunan yang terletak di pojok depan mal. Belakangan diketahui berasal dari gerai makanan cepat saji, Kentucky Fried Chicken (KFC).
Rupanya Gerai KFC terbakar. Diduga kuat, akibat korsleting atau hubungan arus pendek, yang terjadi di gudang KFC lantai tiga. Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut. Besarnya kerugian juga belum bisa dipastikan.
Imbas kebakaran tersebut, arus lalu lintas di simpang Lembuswana macet total. Antrean kendaraan terlihat mengular akibat banyaknya warga yang menjadikan kebakaran itu sebagai tontonan gratis.
Meski tidak terbakar, lantai 1 dan dua KFC juga terlihat porak-poranda. Kursi, meja dan peralatan berjualan terhambur akibat terkena semprotan air pasukan mencegah kebakaran (PMK).
Keterangan yang dihimpun Sapos di lokasi kejadian, api berkobar saat aktivitas KFC sedang ramai pengunjung. Ketika itu, 20-an karyawan restoran waralaba itu sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing.

Kebakaran pertama kali diketahui satpam yang sedang melakukan patroli. "Ketika itu saya melihat asap hitam dari atas atap KFC. Makin lama kian besar. Saya dekati, ternyata ada apinya. Saya pun langsung berteriak untuk memberitahu pegawai KFC," ujar seorang satpam mal bernama Amin Purnomo kepada Sapos.
Mendengar teriakan Amin, spontan pegawai dan pengunjung KFC serta mal lain berlarian keluar. "Begitu diberitahu satpam (Amin, Red), saya langsung coba mencari asal asap dan api. Katanya, asap dan api dari gerai tempat kerja saya. Saat itu saya dan beberapa karyawan lain sedang sibuk melayani pelanggan di lantai dasar," timpal Supervisor Gerai KFC Lembuswana, Subandi (35).
Subandi sempat memeriksa dapur di lantai 2. Tapi tidak ada api. "Saya pun naik ke lantai tiga dan melihat ruangan gudang sudah penuh dengan asap," jelas Subandi.
Bukan hanya melihat asap. Subandi juga menyaksikan plafon gudang dilalap api. Subandi kemudian berlari ke lantai dua untuk memberitahukan karyawannya. Mereka lalu coba memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam kebakaran dan air.
Tapi sayang usaha itu tidak membuahkan hasil. Api makin membesar. Kejadian itu pun dilaporkan ke pemadam kebakaran. Sementara itu beberapa karyawan KFC sibuk menyelamatkan barang yang bisa dibawa keluar. Supaya tidak meledak, beberapa tabung gas di lantai dua juga dievakuasi.
Tidak berselang lama, raungan sirene mobil pemadam kebakaran terdengar bersahutan menuju areal parkir mal. Begitu tiba, para petugas PMK menyemprotkan selang berisi air ke kobaran api. Agar mudah, beberapa petugas memilih naik ke atap mal.
Sekitar setengah jam, api pun berhasil dijinakkan. Belum lagi karyawan KFC dan petugas PMK tenang, tiba-tiba terdengar kabar kalau api masih menyala. Api dikabarkan merembet ke bangunan lain di samping gerai KFC. Petugas kembali dibuat sibuk memadamkan.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol M Arkan Hamzah, melalui Kasat Reskrim Kompol Arif Budiman SIK yang dikonfirmasi Sapos mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.
"Beberapa orang karyawan gerai KFC kami bawa ke kantor (Mapolresta Samarinda, Red) untuk diambil keterangannya. Api memang diduga berasal dari gudang di lantai tiga. Saat kejadian, tidak ada aktivitas di gudang tersebut," kata Arif.

SEMENTARA TUTUP

Imbas kebakaran tersebut, untuk sementara Gerai KFC belum bisa beroperasi.
Subandi menegaskan hal tersebut. Pasalnya meski yang terbakar hanya gudang di lantai 3, tapi peralatan di lantai dasar dan dua gerai juga ikut berhamburan.
Kursi, meja maupun perkakas untuk berjualan acak-acakkan akibat terkena semprotan air saat PMK memadamkan api. Kemudian setelah api dipadamkan, garis polisi juga di pasang di luar gerai. Itu artinya tidak ada yang boleh ke luar masuk tanpa seizin polisi. Pasalnya masih dalam proses penyelidikan.
"Rencananya lantai dasar dan dua gerai akan kami bersihkan dulu. Tapi sebelumnya, kami akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Soalnya takut nanti malah mengganggu proses penyelidikan. Mungkin selama masih dalam proses penyelidikan, sementara ditutup dahulu," kata Subandi.
Dari pantauan Sapos di lokasi kejadian, setelah api berhasil dipadamkan, beberapa karyawan KFC tampak sibuk mengamankan beberapa barang berharga yang ada. "Sebaiknya barang berharga atau dokumen penting diamankan saja dahulu. Takutnya nanti malah hilang," ujar Kapolsekta Samarinda Ulu AKP Sekar Wijayanti mengingatkan beberapa karyawan KFC yang terlihat masih panik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian