Rontoknya Jaringan Setan Layar Kaca

Film layar lebar‭ “‬Jelangkung‭” ‬yang dirilis awal tahun‭ ‬2002‭ ‬lalu memberi tanda bangkitnya tayangan horor nan mistis lewat media audio visual.‭ ‬Film yang semula oleh pembuatnya,‭ ‬Rizal Mantovani,‭ ‬dianggap‭ “‬iseng‭” ‬itu rupanya meraup sukses besar.‭

‭ ‬Sukses‭ “‬Jelangkung‭” ‬itu mengilhami beberapa pengelola televisi untuk memproduksi kisah-kisah mistik.‭ ‬Stasiun swasta tertua,‭ ‬RCTI,‭ ‬tak lama kemudian meluncurkan tayangan‭ ''‬Kismis‭'' (‬Kisah-Kisah Misteri‭ ‬dengan setting dan pemain yang dipermak semirip mungkin dengan wajah-wajah horor dan misterius.‭

‭ ‬Hanya beberapa episode saja tontonan itu langsung‭ “‬mendapat tempat‭” ‬dari pemirsanya.‭ ‬Bulu kuduk mereka dibuat berdiri karena cerita cerita-cerita yang menyeramkan.‭ ‬Kisah-kisah misteri itu dianggap sebagai bagian dari kehidupan yang dekat dengan mereka.‭

‭ ‬Rating dan share acara‭ “‬Kismis‭” ‬itu pun melejit,‭ ‬melampaui program acara-acara favorit lainnya.‭ ‬Tak mau dikejar stasiun teve lain,‭ ‬dan demi menangguk untung gede,‭ ‬RCTI membuat tayangan misteri lain.‭ ‬Bayangkan,‭ ‬dengan tarif iklan dipatok sekira Rp‭ ‬12‭ ‬juta/spot/30‭ ‬detik,‭ ‬pengelola teve bisa meraup pendapatan sedikitnya Rp‭ ‬100‭ ‬juta.‭

‭ ‬Maka kemudian muncullah‭ "‬Tumis Ma'jum‭" (‬singkatan‭ "‬Ratu Mistik Malam Jumat‭") ‬dengan bintang seksi Sarah Azhari yang dikerubuti para lelaki kerdil.‭ ‬Format yang‭ "‬nyeleneh‭" ‬dengan bumbu kekocakan Jody‭ "‬super bejo‭" ‬ternyata tak mampu membuat pemirsa menyukai tayangan produksi Triwarsana yang ditayangkan Rabu malam ini.‭

‭ ‬Tak ingin ketinggalan meraup untung serta merespon‭ “‬ketagihan‭” ‬pemirsa,‭ ‬ANteve menggandeng Avant Garde menayangkan‭ ''‬Percaya Nggak Percaya‭''‬.‭ ‬Hanya beberapa episode tayang,‭ “‬Percaya Nggak Percaya‭” ‬mencapai rating yang mengejar‭ “‬Kismis‭”‬.‭ ‬Programnya dikemas dengan reality show sehingga melibatkan emosi pemirsanya dengan menyaksikan kejadian-kejadian menyeramkan yang pernah terjadi.‭

‭ ‬Stasiun Trans TV juga seolah tak mau ditinggalkan penggemarnya.‭ ‬Trans‭ ‬menangkap sinyalemen bahwa tontonan model reality show bisa menyedot penonton,‭ ‬sehingga setiap Selasa,‭ ‬Kamis,‭ ‬dan Sabtu malam menayangkan‭ ''‬Dunia Lain‭''‬,‭ ‬yakni sebuah program bernuansa mistik yang mengajak orang lain untuk masuk ke alam lain.‭

‭ ‬Dalam segmen uji nyali‭ “‬Dunia Lain‭”‬,‭ ‬beberapa peserta ditawari untuk membuktikan ada pengaruh makhluk halus di suatu tempat keramat.‭ "‬Respon masyarakat sangat bagus,‭ ‬karena kita kan pelopor untuk program seperti itu‭ (‬reality show mistik--red‭‬.‭ ‬Sampai sekarang masih bertahan,‭" ‬jelas Ichwan Murni,‭ ‬Koordinator Media Realitions Trans TV.

‭ ‬Reality show yang disiarkan secara live kemudian menjadi trend.‭ ‬TPI yang sebelumnya telah menayangkan‭ ''‬TV Misteri‭''‬,‭ ‬tak ketinggalan meramaikan tayangan yang mengumbar rasa merinding dan takut,‭ ‬menyeramkan,‭ ‬serta jeritan histeris pemirsa.‭ ‬Dengan kemasan mirik‭ “‬Percaya Nggak Percaya‭”‬,‭ ‬TPI menawarkan‭ ''‬Alam Gaib‭'' ‬disusul‭ "‬Gentayangan‭" ‬yang mirip‭ "‬Dunia Lain‭"‬.‭

‭ ‬Dengan sasaran yang sangat dibidik‭ “‬virus setan‭” ‬menyebar dengan cepat ke masyarakat urban maupun pelosok.‭ ‬Stasiun SCTV mengemas tayangan misterinya‭ ‬melalui program‭ ''‬Gala Misteri‭''‬,‭ "‬Di sini Ada Setan‭" ‬yang juga tak kalah ruginya dengan siaran mistik di stasiun teve lainnya.‭

‭ ‬Pemain baru televisi nasional seperti Lativi apalagi tak mau pelanggannya direbut stasiun lain gara-gara tayangan misteri.‭ ‬Maka,‭ ‬Lativi pun menyajikan serial misteri,‭ ‬baik produksi impor seperti dari Thailand,‭ ‬maupun produksi sendiri.‭ ‬Sedangkan sajian reality show yang kemudian boleh dibilang merebut hati pemirsa teve lain adalah‭ "‬Pemburu Hantu‭"‬.‭

‭ “‬Pemburu hantu hadir tak lebih untuk membantu pemirsa dalam memberikan solusi terhadap gangguan tertentu‭”‬,‭ ‬begitu Raldy Doy,‭ ‬Manager Public Relations Lativi menjawab alasan munculnya tayangan ini.‭

‭ ‬Meski agak malu-malu TV‭ ‬7‭ ‬dan Metro TV yang punya brand sebagai stasiun tevenya kalangan intelek,‭ ‬tetap menyuguhkan tayangan-tayangan misteri melalui film impor maupun buatan sendiri.‭ "‬Ekspedisi Alam Ghaib‭" ‬yang ditayangkan TV‭ ‬7‭ ‬sempat menjadi mendapat tempat di benak pemirsanya.

‭ ‬Komplit sudah bombardir mistik menerabas rumah-rumah warga melalui layar kaca.‭ ‬Programnya menjadi booming dan nyaris tak dapat dikendalikan.‭ ‬Karena untungnya besar,‭ ‬acara tersebut benar-benar menjadi andalan bagi pengelola teve.‭ ‬Lucunya,‭ ‬meski ketakutan,‭ ‬sebagian penonton tetap ketagihan menyaksikan tayangan-tayangan itu.‭

‭ ‬Setahun,‭ ‬dua tahun,‭ ‬hingga masuk tahun ketiga ini tayangan misteri masih saja laku.‭ ‬Namun,‭ ‬tampaknya ada tanda mulai bosannya pemirsa terhadap program yang menawarkan mereka untuk berteriak histeris dan ketakutan itu.‭ "‬Meski kami punya stok banyak,‭ ‬tayangan semacam itu langsung dihapus,‭" ‬kata Humas RCTI Teguh Juwarno,‭ ‬pertengahan tahun lalu.‭

‭ ‬Kini,‭ ‬tak sedikit tayangan mistik tak lagi muncul di beberapa stasiun televisi.‭ ‬Ada yang kontraknya habis,‭ ‬ada pula karena pengelola teve telah melihat pergeseran pemirsanya terhadap acara-acara yang muncul belakangan ini.‭ ‬Kalau toh masih ada stok dan tidak benar-benar dilirik pemirsanya,‭ ‬acara tersebut ditayangkan bukan pada saat prime time‭ (‬pukul‭ ‬19.00-21.00‭‬.‭

‭ ‬Rupanya pemirsa teve sekarang sedang haus dengan siraman ruhani melalui tayangan hiburan seperti sinetron dan film.‭ ‬Survei media yang rutin dilakukan lembaga riset AC Nielsen Indonesia,‭ ‬akhir bulan lalu membuka mata pengelola teve.‭ ‬Kisah-kisah relijius yang penuh hikmah dan diangkat melalui sinetron menjadi tambatan hati mereka.‭

‭ ‬Rahasia Ilahi yang diangkat TPI sejak‭ ‬24‭ ‬Februari lalu langsung merontokkan tayangan misteri lain.‭ ‬Jelas tak mau‭ “‬kue iklan‭” ‬jatuh pada TPI,‭ ‬stasiun lain pun buru-buru memproduksi tayangan sejenis.‭ ‬Setan-setan kini sedang menghadapi sekarat menghadapi serangan orang-orang shalih.‭ ‬Tinggal menunggu waktu rontoknya jaringan setan.‭

‭ ‬Kini,‭ ‬cepat atau lambatnya jaringan setan itu akan rontok tergantung kemauan pemirsa.Jika mereka tak melirik tayangan mistik yang mengandung virus‭ “‬TBC‭” (‬takhayul,‭ ‬bid'ah dan khurafat‭‬,‭ ‬pengelola televisi pun tak sudi menayangkannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian

Lia, Kakak Angkat Obama yang Tidak Diakui