Jaringan Komputer

1. Tujuan

* Agar mahasiswa dapat menyeting IP address untuk masing-masing perangkat komputer/laptop.
* Agar mahasiswa dapat mengoneksikan laptop satu sama lain memakai switch.
* Agar mahasiswa dapat membagi data dan membuat workgroup.

2. Peralatan yang Digunakan
- Laptop 24 unit
- Kabel UTP
- Switch 5 unit
- Tester Kabel Jaringan

3. Latar belakang
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi (peramban web). Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah atau area terbatas, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Karakteristik yang menentukan LAN, berbeda dengan jaringan wilayah luas (WAN), termasuk mereka yang biasanya lebih tinggi kecepatan transfer data, wilayah geografis yang lebih kecil, dan kurangnya kebutuhan saluran sewa telekomunikasi.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
* Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
* Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
* Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

TCP/IP (Transfer Control Protocol / Internet Protocol)

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.

Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat
telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk suatu jaringan. Dalam suatu
jaringan telekomunikasi, jenis topologi yang dipilih akan memengaruhi kecepatan komunikasi.
Untuk itu, maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dan kekurangan/kerugian dari masing-masing topologi berdasarkan karakteristiknya.

Jenis Topologi
1. Topologi BUS
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh

4. Langkah-langkah
Untuk langkah-langkah ini akan membuat sebuah jaringan LAN seperti gambar berikut.

Berikut Langkah-langkahnya :
- Hubungkan Kabel UTP dari masing-masing Laptop ke masing-masing switch (switch 1, switch 2, switch 3, switch 4) sesuai skema diatas.

- Hubungkan switch 1, 2, 3, 4 ke main switch dengan kabel UTP.

- Pengaturan IP Address :
LAN 1 : 192.168.0.11-16
LAN 2 : 192.168.0.21-26
LAN 3 : 192.168.0.31-36
LAN 4 : 192.168.0.1-6

Subnet mask untuk semua LAN : 255.255.255.0

Langkah – langkah pengaturan IP Address :
Klik >> Simbol Wireless di pojok kanan bawah layar, lalu Klik >> Open Network and Sharing Center.



Klik >> Change adapter setting


Klik >> Local Area Connection


Klik Properties >> Internet Protocol Version >> Properties.

Isi IP Address sesuai dengan ketentuan di atas, lalu Klik OK.

- Ping ke Laptop lain untuk mengecek apakah Laptop sudah terhubung dan terkoneksi dengan baik. Klik Start >> Command Promppt >> ketik Ping IP Laptop lain (contoh : Ping 192.168.0.24). Jika hasilnya Reply, maka Laptop sudah terhubung dan terkoneksi dengan baik.


- Matikan Firewall
Klik Start >> Control Panel >> Windows Firewall >> Turn Windows Firewall on or off.

Pilih Turn Off Windows Firewall, lalu Klik OK.


- Share Folder
Klik Kanan pada Folder yang ingin dishare. Lalu Klik Share.

Centang Share This Folder, lalu Klik Apply >> OK.

Klik Advanced Sharing.

Pilih Everyone lalu Add, setelah itu Klik Share.

Bila Muncul tulisan Your folder is shared, berarti folder yang anda share sudah berhasil di share. Selanjutnya Klik Done.

Folder sudah berhasil dishare, namun folder tersebut belum bisa dilihat oleh Laptop lain yang terhubung dengan Jaringan Laptop Anda. Agar Bisa dilihat oleh Laptop lainnya, Klik kanan pada Folder yang tadi dishare >> Share With >> Homegroup.

Klik Change advanced sharing settings.

Pilih Turn off password protected sharing, lalu Klik Save changes. Dengan begitu folder yang dishare sudah bisa dilihat oleh Laptop lain yang terhubung dengan Jaringan Laptop Anda.


- Ubah Workgroup
Klik Start >> Klik Kanan pada Computer >> Properties.

Klik System protection.

Klik Computer Name >> Change, lalu isi Workgroup sesuai dengan ketentuan IP Addres di atas.


5. Hasil

Untuk melihat hasil dari Percobaan diatas, silahkan cek di Laptop lain yang telah terhubung dengan Jaringan Laptop Anda.

Klik Start >> Computer >> Network.
Untuk mengubah tampilan menjadi per-group. Klik kanan >> Sort by >> Workgroup.

Klik Nama Laptop Anda (LAB1PC4-ARIEF). Jika Folder yang tadi Anda share muncul, berarti langkah-langkah di atas telah Berhasil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian