Network Analysis Tool dan Application Layer Protocol

Network Analysis Tool
Tujuan
* Menggambarkan fungsi dari Wireshark sebagai salah satu alat bantu analisis jaringan (network analysis tool).
* Melakukan capture dengan Wireshark.

Landasan teori
Definisi
Wireshark adalah sebuah alat bantu analisis jaringan, yang akan mencoba “menangkap” paket-paket jaringan dan berusaha untuk menampilkan semua informasi di paket tersebut sedatail mungkin.
Wireshark dapat digunakan untuk pemecahan masalah jaringan, analisis, pengembangan perangkat lunak dan protokol, serta untuk keperluan edukasi.

Kita bisa mengumpamakan sebuah Network Packet Analyzer sebagai alat untuk memeriksa apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam kabel haringan, seperti halya voltmeter atau tespen yang digunakan untuk memeriksa apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam sebuah kabel listrik.
Dulunya, tool-tool semacam ini sangatlah mahal harganya, dan biasanya dengan embel-embel hak cipta. Namun dengan adanya WireShark, kita akan sangat dimudahkan. Makanya tidak sedikit yang bilang bahwa WireShark adalah salah satu tool gratis (dan bahkan sumber terbuka) terbaik untuk menganalisa paket jaringan. Wireshark dapat membaca data secara langsung dari Ethernet, Token-Ring, FDDI, serial (PPP dan SLIP) 802.11 wireless LAN, dan koneksi ATM.

Program ini juga sering digunakan oleh chatters untuk mengetahui IP korban maupun para chatter lainnya lewat typingan room. Tool wireshark dapat menganalisa transmisi paket data dalam jaringan, proses koneksi dan transmisi data antar komputer. Selama kita bisa mendapatkan paket langsung dari jaringan, dengan tools seperti Wireshark, maka kita juga bisa memanfaatkan Wireshark untuk ‘menyadap’ pembicaraan Voice over IP.Untuk mendapatkan aplikasi Wireshark, bisa diunduh di sini.

Langkah percobaan

Pertama, buka aplikasi Wireshark (sebelumnya mesti diinstal lebih dahulu).


Untuk melakukan capture dengan memilih pilihan yang tersedia, pilih Capture --> Options, maka akan tampil jendela seperti di bawah ini:
Untuk melihat apakah komputer kita sudah terhubung dengan komputer lainnya maka ping ke IP komputer teman jika sudah terlihat seperti gambar dibawah maka jaringan sudah terkoneksi.

Lalu ketikan “icmp” pada filtet box yang tersedia di pojok kiri atas WireShark. Lalu tekan enter. Hasil yang keluar seperti ini :


Berikut ini adalah contoh tampilan WireShark yang sedang menangkap paket-paket jaringan.

Application Layer Protocol

Tujuan
* Menggunakan Wireshark untuk menangkap PDU
* Mengamati protokol HTTP sebagai protokol pada Application Layer

Landasan Teori
Application Layer merupakan layer paling atas, baik pada model OSI, maupun model TCP/IP. Layer ini menyediakan antarmuka antara aplikasi-aplikasi yang kita gunakan, dengan jaringan yang digunakannya untuk melakukan pertukaran informasi. Pada pertukaran informasi antar aplikasi yang berjalan pada host pengirim dan host tujuan digunakan berbagai protokol Application Layer.

Protokol pada application layer menentukan bagaimana pesan dipertukarkan antara host pengirim dan tujuan, sintaks dari perintah-perintah kontrol (control command), jenis dan format data yang dipertukarkan, metode yang digunakan untuk mengetahui terjadinya kesalahan dan bagaimana mengatasi kesalahan tersebut, serta bagaimana interaksi dengan layer yang berada di bawahnya.

Terdapat banyak protokol untuk apllication layer, antara lain Domain Name Service Protocol (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Telnet, Filet Transfer Protocol (FTP), dan sebagainya. Pada praktikum ini akan dilakukan analisis terhadap protokol yang sering kita gunakan, yaitu HTTP.
Pada parktikum kali ini akan dilakukan analisis terhadap protokol yang sering kita gunakan, yaitu HTTP.Hypertext Transfer Protocol (HTTP), pada awalnya merupakan prokol yang dikembangkan untuk mempublikasikan maupun mengunduh halaman HTML. Saat ini, HTTP yang merupakan protokol pada application layer yang paling sering digunakan juga dimanfaatkan untuk transfer data. HTTP menentukan mendefinisikan protokol dalam melakukan request dan response antar klien dan server. Dengan HTTP, terdapat tiga jenis pesan yang dipertukarkan, yaitu GET, POST, dan PUT. GET digunakan oleh klien untuk melakukan request. POST dan PUT digunakan untuk melakukan upload data ke server.

Langkah percobaan
1. Jalankan Wireshark
2. Pilih interface jaringan yang akan kita gunakan untuk mengakses halaman web nanti, disini saya memilih interface “Microsoft”, yang mana interface ini adalah interface Wireless Network. Interface wireless ini bisa saja bernama lain di masing-masing komputer.
Klik button “Start” di sebelah interface “Microsoft” / jaringan yang akan kita tangkap paket datanya.
3. Buka browser, lalu bukalah salah satu situs,misalnya Google, yahoo, dan lain-lain.
4. Selanjutnya begitu kita me-load halaman pada browser, pada WireShark juga akan langsung tertampil paket-paket data yang tertangkap.
5. Hentikan capture WireShark dan simpanlah hasil capture WireShark tersebut.

Transport Layer Protocol

Tujuan
* Mengetahui protokol pada transport layer
* Mengetahui cara kerja TCP dan mengidentifikasi TCP header menggunakan wireshark dan sesi FTP

Landasan Teori
Transport layer atau lapisan transport merupakan lapisan keempat dari model referensi OSI dan jantung dari hierarki protocol secara keseluruhan. Tugas layer ini menyediakan data transport yang bisa diandalkan dan efektif biayanya dari komputer sumber ke komputer tujuan, yang tidak bergantung pada jaringan fisik atau jaringan-jaringan yang digunakan. Tanpa transport layer, seluruh konsep protocol yang menggunakan layer tidak ada gunanya.

Layer atau lapisan ini yang mengatur koneksi dari satu ujung ke uung yang lain (komputer pengirim ke komputer penerima) dan juga yang membangun koneksi logic antara host pegirim dengan penerima dalam jaringan. Layer ini jugalah yang mengatur dan mengimplementasikan layanan transport yang handal antar jaringan transparan untuk layer-layer diatasnya (upper layer).

Dalam TCP/IP Transport Layer digunakan 2 macam protokol, yakni TCP dan UDP. Masing-masing protokol memiliki karakteristik tertentu dan mendukung protokol-protokol pada layer di atasnya. Misalnya TCP mendukung HTTP dan FTP, sementara UDP mendukung DNS dan TFTP. Perbedaan antara kedua protokol tersebut ada pada reliabilitasnya.
Untuk menjalanakan tugasnya baik TCP dan UDP menambahkan header pada data yang akan dikirim. Isi header antara kedua protokol tersebut berbeda, sesuai dengan karakteristik masing-masing protokol. Header yang dipasang oleh kedua protokol tersebut dapat identifikasi dan dianalisis dengan menggunakan network analyzer tool, salah satunya adalah Wireshark.

Langkah percobaan
1. Jalankan program FileZilla yang ada pada komputer.
2. Jalankan Wireshark dan mulai proses capture.
3. Pada jendela program FileZilla, isi bagian Host, Username, Password, danPort. Kemudian klik pada tombol Quickconnect.
4. Download file labjaringan.html dari FTP server, tunggu hingga terdapat pesan
“file transfer successful” pada FileZilla.
5. Hentikan capture Wiershark dan simpan hasil capture tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian

Lia, Kakak Angkat Obama yang Tidak Diakui