Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Urban Legend of Tepian: Gua Bawah Air Teluk Lerong

Gambar
Bagi warga Samarinda yang sering berurusan di pusat kota, pasti tahu kawasan Teluk Lerong. Dahulu, Teluk Lerong merupakan kelurahan dalam lingkup administrasi kecamatan Samarinda Ulu. Kemudian, pada tahun sekian (saya tak tahu tahun persisnya) Teluk Lerong dibagi menjadi dua, yakni Teluk Lerong Ulu (TLU) dan Teluk Lerong Ilir (Teluk Lerong induk -TLI atau TL-). Setelah pemekaran kecamatan Sungai Kunjang tahun 1997, TLU masuk kecamatan tersebut.

Wilayah sepanjang Teluk Lerong pada abad ke-20 hingga menjelang tahun 1970 merupakan kawasan pemukiman padat penduduk. Mulai dari gubuk, hingga rumah berarsitektur kolonial. Di bawah kepemimpinan wali kota Samarinda saat itu, H.M. Kadrie Oening, seluruh rumah yang berada di pinggir Mahakam, termasuk di kawasan Teluk Lerong direlokasi karena kawasan tepian Mahakam akan dijadikan kawasan ruang terbuka hijau. Masyarakat yang direlokasi tersebut kini menempati kawasan yang sekarang dikenal sebagai Perum Karpotek dan Perum Bengkuring.

Sandjaja Kosasih

Gambar
Sabtu pagi, 14 Juli, saya kaget sekali ketika ada teman saya memosting tulisannya mengenai Sandjaja Kosasih telah meninggal dunia. Saya turut berduka cita atas meninggalnya beliau, semoga beliau diterima di sisi Tuhan. Amin

Di dunia nyata, saya tak terlalu akrab dengan pak Sanko (begitu biasa dipanggil), tapi karena sering berinteraksi di dunia maya, utamanya lewat email dan Wikipedia, saya merasa akrab. Di mata saya sebagai pengguna Wikipedia, ia adalah sosok yang menjadi teladan yang baik sebagai kontributor, dalam hal ini di Wikipedia bahasa Indonesia (WPID). Sanko banyak memberikan suntingan dalam bentuk kontribusi yang berharga (bisa dilihat di sini). Suntingan terakhirnya di WPID pada tanggal 14 Maret 2012 di Samarinda Global City.