Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

Keluar Kalimantan (Lagi) bagian 3

Sesampainya di bandara, aku langsung check-in dan membayar airport tax alias pajak bandara. Oh, ternyata pesawatku delay selama 50 menit dari jadwal semula. Tak apa, sesekali delay asalkan tidak seterusnya. Aku pun 'termenung' sejenak sebelum ada panggilan bahwa pesawat akan segera tinggal landas. Segeralah, aku berebutan dengan penumpang lain untuk naik pesawat. Ok, pukul 19.55 waktu bandara, pesawatku tinggal landas, terbang menuju Jakarta.


 Pukul 9 waktu Jakarta, aku tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Sebelumnya aku sudah janjian dengan temanku dari Banjarmasin, Rizqan, dan dari Yogyakarta, Dhani, untuk berangkat ke Jakarta di waktu yang sama sehingga ketika sampainya pun sama-sama. Ketika masuk ruang tunggu terminal, aku bertemu Rizqan yang memakai baju bertuliskan "Bebaskan Pengetahuan". Aku pun bertegur sapa dan memberitahu kalau temanku dari Yogya juga akan datang untuk tujuan yang sama, yakni menghadiri lokakarya persembahan Wikimedia A…

Keluar Kalimantan (Lagi) bagian 2

Gambar
Rabu, 5 Desember 2012. Seperti biasa aku beraktivitas sebagai mahasiswa di pagi hari.Setelah mengambil formulir surat izin kemarin, aku mencari sekretaris jurusan untuk dimintai tanda tangan (kayak artis aja) sebagai pengesahan.

Sekitar pukul 14.00, aku menunggu bus tujuan Balikpapan di depan rumah. Ternyata bus juga mengenal kata "delay", akhirnya sekitar pukul 14.30 barulah bus yang ingin ku naiki datang. Selama di bus, rasa mual tak terelakkan karena bus yang ku naiki tergolong bus tua, untung saja aku selamat wal afiat.

Pukul 16.45, aku sampai di terminal bus di kawasan KM 2, Balikpapan. Kebetulan, aku menaiki bus Samarinda jurusan Banjarmasin sehingga aku turun di pemberhentian transit Balikpapan karena busnya hendak mengangkut penumpang dari Balikpapan menuju Banjarmasin. Aku mengirim SMS kepada kakakku, Itja, untuk menjemputku supaya dengan lekas menuju bandara.

Keluar Kalimantan (Lagi) bagian 1

Senin, 3 Desember 2012. Siang itu sekitar pukul 12.00 WITe aku sedang berada di studio radio Polnes FM setelah mata kuliah hari itu, Matematika, telah berakhir, di gedung perkuliahan jurusan TI. Sembari santai di sofa yang berada di studio tersebut, aku membuka komputer jinjing (laptop) untuk berselancar di dunia maya (en: online) sejenak. Ketika itu, aku buka situs jejaring sosial Facebook.com dan ada pesan dari John Vandenberg, Presiden Wikimedia Australia, yang belum lama berteman via dunia maya. Ia mengajak saya untuk menghadiri LangCamp 2012 (atau disebut juga Kemah Bahasa), sebuah lokakarya yang diselenggarakan oleh Wikimedia Australia untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan wiki non-Inggris di Indonesia dan Australia (selengkapnya dalam edisi Indonesia dan Inggris). Yang dimaksud wiki non-Inggris di sini yang akan didukung adalah Wikipedia bahasa Bali dan Minang yang diperjuangkan agar keluar dari Incubator.

Sebelumnya aku juga ditawari oleh John dengan nada serupa, hany…