Keluar Kalimantan (Lagi) bagian 1

Senin, 3 Desember 2012. Siang itu sekitar pukul 12.00 WITe aku sedang berada di studio radio Polnes FM setelah mata kuliah hari itu, Matematika, telah berakhir, di gedung perkuliahan jurusan TI. Sembari santai di sofa yang berada di studio tersebut, aku membuka komputer jinjing (laptop) untuk berselancar di dunia maya (en: online) sejenak. Ketika itu, aku buka situs jejaring sosial Facebook.com dan ada pesan dari John Vandenberg, Presiden Wikimedia Australia, yang belum lama berteman via dunia maya. Ia mengajak saya untuk menghadiri LangCamp 2012 (atau disebut juga Kemah Bahasa), sebuah lokakarya yang diselenggarakan oleh Wikimedia Australia untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan wiki non-Inggris di Indonesia dan Australia (selengkapnya dalam edisi Indonesia dan Inggris). Yang dimaksud wiki non-Inggris di sini yang akan didukung adalah Wikipedia bahasa Bali dan Minang yang diperjuangkan agar keluar dari Incubator.

Sebelumnya aku juga ditawari oleh John dengan nada serupa, hanya saja waktu itu aku masih enggan karena LangCamp masih mengutamakan penutur bahasa Bali dan Minang untuk hadir. Namun, setelah hari itu, aku pun mengiyakan untuk hadir. Dalam sekejap, aku langsung jingkrak-jingkrak tak jelas di studio karena terlalu senang (bjn: Kasanangan). Beberapa saat kemudian, aku menghubungi kakakku, Ica, di Balikpapan, untuk meminta tolong memesankan tiket keberangkatan dan kepulangan dari dan menuju Jakarta. Tiket keberangkatan hari Rabu pukul 19.10 WITe dan tiket kepulangan hari Sabtu pukul 18.20 WIB.

Selasa, 4 Desember 2012. Hari itu adalah hari kuliah seperti biasa, dan seolah tidak terjadi apa-apa akan hal kemarin mau pun besok. Hari itu tak ada dosen karena ada urusan di Bandung. Aku masuk ke ruangan dosen untuk mengambil formulir surat izin tak masuk kuliah karena ke Jakarta.

Sorenya, seperti biasa, aku masuk kerja sebagai pengajar di TPA dalam sebuah yayasan. Aku minta izin kepada kepala TPA untuk tidak membantu mengajar karena esok harus ke Jakarta. Seperti biasa, di kala ku izin keluar kota kepada beliau, ada satu kalimat yang meluncur, "Oleh-olehnya, ya!" -_- Malam harinya, aku berkemas diri.


Bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Menghilangkan Latar Belakang (Background) Putih pada Gambar/Foto dengan Corel PHOTO-PAINT X6

Doa Ketika Memakai dan Melepas Pakaian

Lia, Kakak Angkat Obama yang Tidak Diakui