Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Pembalasan? I Don't Care!

Gambar
Malam ini, malam Sabtu atau Jumat malam, aku bersiaran di radio kampusku. Karena dari pagi belum makan, aku pun makan dulu di sebuah warung lalapan di depan kampus. Sebenarnya aku terpaksa makan karena gigi masih nyeri tak ketulungan. Tapi karena perut minta diisi, alhasil harus ku isi perut ini. Selepas itu aku Shalat Magrib sebentar. Setelah selesai, aku langsung ke studio. Bersamaan dengan itu, datanglah Yeo-ja, penyiar yang akan bersiaran nantinya. Aku mendampinginya malam ini. Saat masuk ke dalam studio, ternyata di dalam ada Ha-go, salah seorang penyiar angkatan tahun ini. Aku mencoba menegurnya,"Go, ada penyiar yang mau masuk." Seketika itu juga Ha-go keluar sambil menenteng laptopnya. Kemudian, aku dan Yeo-ja masuk ruang on-air. Kemudian Ha-go keluar dari studio.

Perjalanan Menemukan Pesut Mahakam: Ekspedisi Kota Bangun-Muara Muntai

Gambar
Pada tanggal 28-29 Desember 2013, aku melakukan perjalanan lapangan (field trip) pesut Mahakam untuk kedua kalinya bersama rekan-rekan komunitas Save the Mahakam Dolphin (selanjutnya disingkat SMD). Tujuan perjalanan kali ini adalah daerah Kota Bangun, Muara Muntai, dan sekitarnya, masih dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Akhir Kerumitan dan Awal Kebahagiaan (Untold of Ezagren)

Gambar
Jumat malam, tanggal 3 Januari 2014, menjadi malam paling rumit dalam kehidupan pribadiku. Bagaimana tidak, aku terdesak untuk 'memutuskan hubungan berpacaran' dengan seorang perempuan yang sudah lebih dari 3 bulan menjalin relasi denganku. Sebut saja dia Bu-ji (bukan nama sebenarnya). Karena seorang sahabat yang biasa kujadikan tempat curhat, sebut saja dia A-ri, sedang sibuk, maka blog-lah tempatku curhat saat ini. Kisah ini dimulai dari sebuah malam di paruh akhir September 2013.

Menjejakkan Kaki Sejenak di Taman Terbaru Kota Balikpapan

Gambar
Masih dalam rangka liburan akhir tahun di Balikpapan, saya beraunan di seputaran Balikpapan Tengah-Selatan. Kebetulan hari itu bertepatan dengan hari Natal. Dari rumah nenek di Gunung Polisi, saya mengendalikan laju motor ke arah Gunung Malang (Jalan Mayjend Sutoyo) via Gunung Sari tembus ke kawasan Markoni. Setelah melalui Markoni, saya arahkan lagi motor ke Jalan MT Haryono. Niat saya pada waktu itu hendak mencari kantor lurah Damai Baru untuk dipotret. Dulunya, kantor lurah Damai Baru merupakan kantor lurah Damai. Namun, karena pemekaran wilayah, kantor lurah Damai masuk ke dalam wilayah administratif kelurahan Damai Baru dan para pegawai kelurahan Damai pun harus rela pindah ke kantor lurah sementara yang berlokasi di Jalan Markoni Atas.

Sekelumit Kisah di Tepi Kilang Minyak: Gunung Balikpapan

Gambar
Bagi Anda yang berdomisili di Balikpapan, tentunya tak asing dengan daerah yang bernama "Gunung Balikpapan". Daerah yang juga menjadi hutan kota ini berada di sisi timur kompleks kilang minyak Pertamina Balikpapan Jalan Yos Sudarso. Di sekitar Gunung Balikpapan, ada kompleks perumahan dinas karyawan Pertamina dan perumahan dinas TNI AD (lebih dikenal dengan daerah Gunung Teknik). Sebagai kawasan objek vital nasional (obvitnas), harusnya kompleks kilang minyak Pertamina Balikpapan tidak bisa bebas dimasuki oleh orang awam. Namun, karena jalan utama kompleks kilang minyak, yakni Jalan Yos Sudarso, merupakan jalan alternatif bagi warga Balikpapan, khususnya dari daerah Kampung Baru ke Klandasan mau pun sebaliknya, maka jalan pun tetap dibuka untuk umum.